Malas berbicara sebab rusaknya otak

Malas berbicara sebab rusaknya otak

sangQolbu | Senangnya berbicara, karena kita manusia diberikan anugerah mulut dan fikiran maka gunakanlah semaksimal mungkin untuk hidup kita. Bersyukur kepada Allah Swt, bahwa saat ini saya setiap hari bertemu dengan peserta didik yang jumlahnya 1200 orang setiap senin hingga jumat. Menyapa dengan “salam”, “apa kabar”, dan lainnya. Sebagai pengajar di sekolah favorit di Jakarta, tentunya dijadikan ladang dalam berinteraksi dengan belajar mengajar. Disaat mengajar disitulah saya belajar. Setiap detik benih-benih ilmu terekam dalam data fikiran saya, setiap waktu telah menjadi bahan introspeksi untuk hidup yang lebih baik.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Orang yang malas bicara adalah orang yang sudah mulai merusak otaknya, maka yang terbaik untuk kita adalah perbanyaklah berbicara. Dengan banyak teman akhirnya kita bisa berbicara.

Disinilah saya betul-betul sangat percaya bahwa dengan mengajar adalah proses belajar yang paling dahsyat, jadi orang yang mengajar itu tidak sadar dia itu sedang belajar dengan cara yang paling dahsyat. jadi orang yang tidak mengajar sulit mencapai ketitik kedahsyatan dalam berfikir.